The Palace Luncurkan Perhiasan dari Kekayaan Budaya Indonesia

 In News

Perhiasan sejatinya memang menjadi aksesori pelengkap yang dapat memaksimalkan penampilan seseorang. Mulai dari gelang, cincin, kalung, dan anting, menjadi item yang otomatis membuat Anda terlihat ‘mewah’.

Hal inilah yang coba dibuktikan oleh The Palace National Jeweler. Bekerjasama dengan desainer senior Samuel Wattimena, keduanya ingin mengajak perempuan Indonesia untuk mengenal dan memakai perhiasan dengan desain asal Tanah Air.

Peluncuran ‘Koleksi Perhiasan Nusantara’ ini diresmikan langsung oleh Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Media Launch The Palace yang berlangsung di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

“Produk-produk budaya Indonesia itu sangat kaya dan tersebar di seluruh penjuru Tanah Air. Langkah untuk mempopulerkan perhiasan khas Indonesia ini saya harap menjadi langkah mencerminkan budaya Indonesia,” papar Puan Maharani saat ditemui kumparanSTYLE (kumparan.com) pada Kamis (19/4).

Koleksi Perhiasan Nusantara ini terbagi menjadi tiga seri, yaitu Nusa, Anta, dan Tara. Semuanya terinspirasi dari berbagai perhiasan tradisional Indonesia yang tersebar di wilayah Tanah Air.

Ketiga seri pun memiliki arti tersendiri, Seri Nusa yang berarti rangkaian kepulauan, Seri Anta yang berarti angan -angan, dan Seri Tara yang berarti perempuan dengan kebebasan jiwa. Melalui koleksi ini, Samuel ingin memperkenalkan perhiasan tradisional Indonesia yang dikemas dalam nafas modern.

“Semua koleksi saya ini memiliki latar belakang Indonesia. Nusa mewakili Barat, Anta merepresentasikan Tengah, dan Tara yang mewakili Indonesia bagian Timur,” jelas Samuel Wattimena.

Samuel menambahkan, perhiasan ini pun terinspirasi dari bentuk-bentuk perhiasan asli Tanah Air. Seperti Nusa yang terinspirasi dari pending, Anta dari bentuk Mamuli dan Marangga, dan Tara yang terinspirasi dari Mas Bulan Base, Belak, dan Pepek Soriti.

Perlu diakui semua koleksinya ini terlihat menawan dengan perpaduan unsur modern dan tradisional. Tak hanya itu, semuanya mudah untuk dipadu padankan  yang bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Hal tersebut dibenarkan dan diakui langsung oleh Puan Maharani.

“Saya barusan berkeliling (melihat koleksi), banyak desainer perhiasan di Indonesia namun apa yang dibuat oleh Samuel ini memang berbeda,” ungkap Puan.

Mulai dari gelang, cincin, anting, dan kalung yang berlapis emas dan berlian terlihat menghiasi etalase dengan mewah. Tak heran, Samuel pun optimis bahwa perhiasan dengan latar belakang tradisional ini akan diterima baik oleh masyarakat.

Ia pun mengungkapkan, koleksi ini diharapkan menjadi wadah untuk menggali kekayaan ragam perhiasaan yang ada di Indonesia. Terlebih, bentuknya yang modern tanpa menghilangkan pakem tradisional membuat koleksi ini semakin menawan.

“Kita ingin masuk ke generasi sekarang, cuma mereka lihat bahwa perhiasan tradisional itu berat dan rumit. Pendekatan paling mudah dengan menciptakan siluet, kita buat ringan dan modern,” jelas Samuel.

“Perhiasan ini bisa masuk ke baju mana saja. Kebaya, dress, baju muslim, semua bisa di mix and match dengan mudah,” tambahnya kepada kumparanSTYLE.

Lewat ragam seri yang disuguhkan, Samuel berharap perhiasan ini bisa menjadi alternatif untuk para perempuan-perempuan Indonesia. Karena ia yakin, kekayaan budaya di Tanah Air masih sangat luas untuk di jelajah dengan matang.

“Seperti koleksi ini, terdapat total 86 jenis dan ini baru dari beberapa daerah saja. Bayangkan seberapa banyak yang bisa kita explore,” ujar desainer senior ini.

Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari kalung 2,3 gram seharga Rp 4,3 juta, sampai kalung 80 gram yang dibanderol Rp 132 juta.

Koleksi Perhiasan Nusantara ini bisa Anda dapatkan di outlet The Palace Jeweler dan didistribusikan di 50 outlet Frank&Co, Mondial, dan Miss Mondial.

Recent Posts

Leave a Comment